Translate To Your Language

Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juni 2013

Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan

Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan

1. Pemborong Tenaga
2. Skill dan Helper
3. Operator Alat Berat
4. Logistik Proyek
5. Supplyer material 

Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan
Pekerjaan Tanpa Ijazah Untuk Proyek Bangunan
Tulisan artikel ini ditujukan untuk seseorang yang putus sekolah, minimal bisa menghitung perkalian dan mencari sudut trigonometri. Jadi bagi seseorang yang tamatan sekolah menengah pertama, atau pernah sekolah di sekolah menengah atas namun tidak melanjutkan sampai tamat sekolah sehingga tidak mempunyai ijazah sekolah. Pekerjaan yang bisa diarahkan mereka adalah pekerjaan skill atau keterampilan khusus. Ada berberapa pekerjaan di proyek bangunan yang tidak membutuhkan ijazah tapi membutuhkan skill yang baik.


1. Pemborong Tenaga
Yang dibutuhkan adalah hubungan baik dan bisa menghitung upah tenaga, perkembangannya bisa menjadi pemborong tenaga dan material atau sering disebut juga kontraktor. Tidak jarang seseorang yang awalnya tukang dan beliau sanggup mengkoordinasikan teman-teman sekampungnya atau teman-teman sepermainannya dapat menjadi pemborong tenaga.

Kelemahan yang sering terjadi kepada beliau ini jika tidak bisa mengatur keuangannya, biasanya akan habis keuntungan dari pemborongan tersebut setelah beberapa bulan dari proyek selesai, padahal jika beliau bisa mengatur keuangannya untuk proyek berikutnya tidak dapat dipungkiri banyak yang berhasil, karena awal untuk menjadi pemborong tenaga, selain mendapatkan uang muka dari kontraktor untuk transport dan makan tenaga kerja yang dipimpinnya beliau harus mempersiapkan segala hal diluar dugaannya, seperti tenaga kerja yang tidak betah dengan pekerjaanya dan masih banyak kendala lain, yang akan mengeluarkan sedikit banyaknya uang.

Jadi ada baiknya ketika pemborong tenaga sedang mengerjakan suatu perkerjaan, carilah borongan tenaga yang lain diproyek yang berbeda, untuk antisipasi ketika  proyek yang dikerjakan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti pembayaran upah tenaga yang terlambat, jika kita punya 2 atau lebih pekerjaan borongan kita lebih mudah mengatur pembayaran, karena ketika proyek yang satu telat dalam pembayaran kita bisa tutupi sementara waktu dengan penghasilan diproyek lain, ingat sementar waktu, tetap kejar pembayaran diproyek yang terlambat tersebut. Karena perut tenaga kerja untuk makan tidak bisa ditunda terlebih lagi tenaga kerja punya tanggungan di kampungnya seperti anak dan istrinya, jadi ada baiknya kita sebagai pemborong tenaga memilih juga pekerjaan yang akan dikerjakan, jangan sembarangan menerima pekerjaan, lebih baik keuntungan kecil namun pembayaran lancar, dari pada keuntungan besar namun pembayaran seperti di kredit kan, ingat makan tenaga kerja tidak bisa di kreditkan.

Pemborong tenaga kuncinya adalah HUBUNGAN BAIK, jika hubungan kita tidak baik lagi dengan KONTRAKTOR DAN TENAGA KERJA, jangan harap bisa mendapatkan pekerjaan, karena rata-rata kontraktor dan tenaga kerja akan saling berhubungan walau diproyek, lokasi dan perusahaan yang berbeda, jangan sampai mendapat gelar AWAL PROYEK SEBAGAI PEMBORONG namun ketika proyek berjalan mendapa tkan gelar PEMBOHONG, karena ketika mendapatkan pembayaran upah tenaga kerja, kita tidak membayarkan kepada tenaga kerja, bahkan kita kabur.

Ingat dalama BISNIS, HUBUNGAN BAIK DI UTAMAKAN bukan BANYAKNYA RELASI DAN BACKING POWER, semua orang butuh uang, KETIKA PEKERJAAN TERSEBUT MERUGIKAN TIDAK AKAN ADA SATUPUN YANG MAU KERJASAMA DENGAN KITA LAGI.


2. Skill dan Helper
Skill adalah keterampilan oleh seseorang yang sudah ahli dan sanggup melaksanakan pekerjaan sesuai dengan keterampilan yang dimiliki. Sedangkan Helper adalah orang yang membantu pekerjaan tenaga kerja skill seperti mempersiapkan alat kerja atau mempersiapkan material yang akan dipakai.

- Skill dan Helper Kayu
Skill dan helper kayu maksudnya adalah tukang kayu dan helper kayu, tidak mudah menjadi tukang kayu, salah melaksanakan pekerjaan adanya tangan atau jarinya sendiri kena pukul palu ketika membuat begisting atau form work. Belajar dari senior terlebih dahulu baru belajar cara memotong triplek, jangan triplek seharusnya dipotong lurus menjadi berbelok-belok karena tidak ada kekuatan siku tangan ketika memotong dengan gergaji. Begitu juga ketika membongkar begisting yang sudah, jika tukang kayu tidak berpengalaman salah melepas support kayu akan membuat triplek atau kayu yang lain jatuh terlebih dahulu menimpa pembongkar kayu tersebut.

Jadi sebelum helper menjadi tukang kayu, pelajari tekniknya terlebih dahulu ketika menjadi helper, kalau hanya sembarang memaku paku, atau memotong kayu dan triplek, semua orang bisa, tukang adalah kemampuan keterampilan atau skill jika tidak sering dilakukan atau dipraktekkan jangan harap tiori yang diterima dapat dipraktekkan. Seorang pemborong tenaga, supervisor dapat dengan mudah mengetahui apakah seseorang punya skill atau tidak, karena mereka sering memperhatikan hasil pekerjaan tenaga kerja.

Jangan memberikan pekerjaan jika kemampuan seseorang helper atau setengah skill untuk pekerjaan pemasangan, karena akan membuat pekerjaan tersebut ada kemungkinan salah dan membuat pekerjaan menjadi dua kali pekerjaanya, tentu dari sisi biaya dan waktu membuat kita akan rugi. Jadi sebagi foreman atau supervisor harus mengetahui kemampuan tenaga kerjanya.

- Skill dan Helper Batu
Biasanya di indonesia disebut tukang batu, dan tugasnya memasang batu bata atau hebel untuk dinding, untuk tenaga pemasangan pondasi batu kali, tukang batu biasanya bisa memplester dinding dan mengaci. Kemampuan mereka harus bisa membuat dinding lurus sesuai patokan awal yang telah mereka dapatkan, begitu pula ketika memasang susunan batu bata, harus satu garis lurus dengan yang sudah dipasang.

Begitu pula ketika mengaci dan plester dinding, mereka harus memahami bagaimana membuat kepalaan ( patokan awal untuk plester dinding), jangan sembarangan memberikan kepada orang yang belum bisa, adanya akan membuat plesteran dinding kita bergelombang dan mungkin saja keropos karena kurang semen, pada intinya berikan pekerjaan kepada tenaga kerja sesuai dengan keterampilan yang mereka miliki.

Tidak jarang seseorang punya kemampuan keterampilan 2 sampai 3 sekaligus, mereka punya keterampilan kayu, batu dan besi, orang seperti ini lebih baik dijadikan kepala tukang atau foreman untuk membantu mengontrol tukang-tukan yang mengerjakan pekerjaanya, sangat baik jika beliau yang mengawasi karena beliau bisa ke tiga keterampilan tersebut.

- Skill dan Helper Besi
Jangan memberikan pekerjaan besi kepada tukang batu, bisa membuat terjadi kesalahan pekerjaan, karena tukang besi dapat menggunakan alat-alat mereka seperti kunci besi, bar cutting, bar bending dan lain-lainya, karena jika diberikan kepada bukan ahlinya akan membuat pemotongan besi banyak sisa dan mungkin sering terjadi kesalahan pemotongan dan pemasangan besi atau rebar.

Begitu juga ketika membongkar besi dari mobil pengakut besi beton tersebut, bila tidak mengerti tekniknya bisa-bisa tejadi kecelakaan tertimpa besi beton tersebut atau ketika memotong besi, bisa terjadi kejepit besi beton, jadi jangan memberikan pekerjaan kepada bukan ahlinya, jika masih posisi setengah tukang, sebagai foreman, mandor atau supervisor wajib mengawasinya.

Dalam pekerjaan konstruksi hasil yang baik paling diutamakan, jika memberikan kepada yang tidak ahli sudah dapat dipastikan akan terjadi yang tidak di inginkan terhadap struktur bangunan. Pekerjakan tenaga ahli untuk mendapatkan hasil yang baik.

- Skill dan Helper Pengelasan
Skill pengelasan atau welder sangat dibutuhkan untuk pekerjaan piping, baja dan mesin, welder dapat mudah diketahui kemampuannya jika beliau dapat mengelas dengan hasil yang baik dalam penyambungan baja atau pipa kita bisa mempekerjakan beliau. Keahlian ini dapat dipelajari langsung dengan melihat teknik pengelasan yang sudah ahli.

Biasanya helper yang ingin cepat bisa akan memperhatikan welder ketika bekerja, skill ini juga bisa didapatkan di Balai Latihan Tenaga Kerja di indonesia atau Di Sekolah Menengah Kejuaran, tapi biasanya yang cepat bisa adalah helper yang sering membantu welder, karena tiap hari melihat dan membantu pengelasan.

- Skill dan Helper Erection Baja

Skill erction memerlukan keterampilan memanjat rangka baja, dan tidak sembarang orang yang sanggup melakukannya, jangan mempekerjakan seseorang karena ia mengatakan bisa saja, lakukan pengetesan mental, dan takut ketinggian kepada pekerja erection baja ini, karena jika mereka hanya sekedar bisa memanjat saja tanpa tapi takut ketinggian jangan digunakan, karena ketenangan dalam memasang baut dan pengelesan ditempat yang tinggi tidak semudah kita berbicara.

Dibutuhkan kemampuan memanjat, tenang dalam bekerja, biasanya helper yang membantu pekerja skill erection ini cepat belajarnya, karena dasarnya mereka sudah bisa memanjat, tinggal diberikan pelatihan teknik membaut, pengelasan dan mengamankan diri disaat bekerja di ketinggian tersebut.


3. Operator Alat Berat
Operator alat berat juga mayoritas tidak membutuhkan ijazah, dengan belajar mengendalikan alat berat serta merawat alat tersebut, beliau sudah bisa bekerja, pekerja yang rajin dan telaten sangat dibutuhkan untuk pekerjaan skill ini, karena mereka akan merawat alat berat yang digunakan seperti merawat dirinya sendiri.

Operator ini dapat diberikan pelatihan khusus juga, sebisa mungkin mereka menguasai semua alat berat, karena kemampuan mereka nantinya bisa diarahkan kepada alat berat yang cocok dengan ketenangannya, keterampilan dalam mengendalikan alat berat tersebut. Jangan memberikan alat berat kepada orang yang tidak bisa memperkirakan bahaya bagi alat berat itu sendiri dan dirinya ketika sedang bekerja, karena biaya akan keluar dua kali lipat dari yang kita rencanakan.


4. Logistik Proyek
Logistik proyek adalah pekerja yang mengawasi, mengontrol dan menjaga material yang ada di gudang proyek, tidak memerlukan ijazah tetapi memerlukan kejujuran dalam bekerjanya, cukup seseorang yang bisa menghitung dan jujur, untuk pengenalan barang beliau dapat belajar sambil bekerja, utamakan kejujuran untuk pekerja logistik ini.

Jadi jika kita jujur dan bisa menghitung silahkan lakukan pekerjaan ini, karena jika tidak adanya pekerja logistik akan menghabiskan barang yang ada digudang baik oleh dirinya sendri atau atas nama orang lain, orang pintar banyak di dunia ini, orang yang memintari orang pintar lebih banyak, tapi orang yang jujur yang diutamakan dalam pekerjaan ini.


5. Supplyer material
Supplyer material adalah penyedia material untuk pembangunan, ada beberapa material yang dapat kita supply yaitu material alam atau material toko, material alam seperti penyediaan pasir, kerikil atau tanah, material toko antara lain yaitu  paku, alat-alat tukang.

Modal yang dibutuhkan adalah hubungan baik dengan kontraktor dan modal uang pertama melakukan pekerjaan ini, karena rata-rata kontraktor membeli selalu melakukan pembayaran tunda 10 hari atau 1 bulan, hubungan baik sangat diperlukan tetapi kita harus bisa menilai apakah kontraktor ini akan tepat membayar pembayaran jika di hutangkan. Ada baiknya jika masih awal bergerak dalam bidang pekerjaanya, pembelian dilakukan pembayaran langsung atau cash saja, mengantisipasi putaran modal.

Baiklah sahabat pembaca cukup tulisan artikel tentang infomasi pekerjaan tanpa ijazah ini, sebenarnya masih banyak yang lain, sementar ini kami sampaikan 5 pekerjaan ini, jadi jangan berkecil hati bagi mereka yang putus sekolah, minimal anda bisa menghitung cukup modal untuk bekerja. Jika teman-teman ingin membaca artikel sejenis silahkan klick artikel dibawah ini :

1. Penyebab Proyek Tidak Tepat Waktu
2. Modal Dasar BeKerja Sambil Kuliah Untuk Mahasiswa Teknik Sipil

3. Pekerjaan Sambil Kuliah Mahasiswa Teknik Sipil

4. Penyebab Pemimpin Tidak Bisa Mengatur Bawahannya

5. Skill Dan Keahlian Teknik Sipil Untuk Bekerja
6. Metode Pelaksanaan Pembangunan Warehouse Atau Gudang Rangka Baja

10 Top Articles